Aku wanita Lahir disaksikan langit
Tumbuh diiringi alam
Hidup bersanding takdir
Aku sedang jatuh cinta…

Aku wanita Seulas senyum menghiasi wajahku
Semburat pandang berasal dari bola mataku
Gontaian kakiku pasti melangkah
Ayunan tanganku pasti berkarya
Gerak tubuhku pasti dinamis
Khayalku adalah keindahan
Pikirku adalah optimis
Mekarlah bunga-bunga di taman hatiku
Dikelilingi kupu-kupu warna-warni
Aku sedang jatuh cinta…

Aku wanita Cahaya diatas cahaya berlapis-lapis menghampiriku
Akar menghujam ke dalam bumi, berbatang menjulang ke langit, berdaun rimbun meneduhan, berbuah segar menyenangkan
Aku sedang jatuh cinta…

Aku wanita
Gerak kebaikkan adalah hidupku
Semangat kesungguhan adalah nafasku
Ridho Sang Pencipta adalah impianku
Menatap Raja Di Raja adalah puncak kenikmatanku
Aku sedang jatuh cinta…

Aku wanita
Bak lampu kristal nan indah
Menerangi, menawan, tapi mudah hancur
Hancur tanpa gerak kebaikkan
Hancur tanpa semangat kesungguhan
Hancur tanpa ridho Sang Pencipta
Hancur tanpa kesempatan menatap Raja Di Raja
Aku sedang jatuh cinta…

Aku wanita
Kan ku pelihara cinta suciku
Kan ku jaga kerinduanku Kan ku capai cita tertinggiku
Menjadi pengadi Illahi Rabbi Slamanya Aku sedang jatuh cinta…

Aku adalah seorang wanita Yang benar-benar sedang jatuh cinta……..


16 Responses to “Puisi: Aku Wanita Yang Sedang Jatuh Cinta”

  1. Gravatar Bersama-sama Menebar Dakwah :: Aku Wanita Yang Sedang Jatuh Cinta :: November :: 2006 Says:

    […] […]

  2. Gravatar Ceu Says:

    Mba Vie Puisinya bagus banget saya minta ijin untuk dicopy blh ga?

  3. Gravatar esa_priyatna Says:

    masya Allah…Anugerah terindah yang ada pada manusia ketika jatuh cinta…

  4. Gravatar ahlia muchrim Says:

    siip puisinya…pengen buat jg nich

  5. Gravatar idam Says:

    alhamdulillah,thank’s god, ada juga ya puisi yang menarik.setiap kata dalam bait sangat menyentuh…cinta walaupun kelihatannya indah namun penuh dengan kerumitan tetapi semakin kita selami dan resapi semakin simpel ia dimaknai…

  6. Gravatar DmX Says:

    Cinta Tak Pernah Berharap selain untuk pemenuhan dirinya Tapi jika engkau mencintai dan memiliki harapan Biarlah ini menjadi harapanmu; Menyatu dalam diri dan menjadi anak sungai yg mengalir. melantunkan nyanyian pada pangkuan malam. Merasakan sakitnya kelembutan. Terluka oleh pengalaman sendiri tentang cinta; Berdarah dalam ikhlas suka Cita.

  7. Gravatar DmX Says:

    Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata Ibu, dan panggilan paling indah adalah Ibuku. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

    untuk ibuku orang tua ku satu-nya yg akan ku jaga dan memandang mu selalu, selama mata ku tak tertutup.

  8. Gravatar aNieK Says:

    waaaaaHk….

    dUuUNk…pUis’a kReN bgd…waaHk bLh dUnK nC bKnN pUisI tTG mNctai SsorG yg qt syaNG,,,,^.^

    bLh kn Vie bKnN pUisi….HhHhEEeEEhK….pkoKk qReEEN+bGuSSS bgd puisi’a

  9. Gravatar andin Says:

    assallamualaikum wr.wb mba vie..

    subhanaallah,saya seneng banget jadi salah satu orang yg diberikan allah kesempatan utk bisa membaca puisi atw lebih tepatnya doa cinta mba…

    mba,insyaallah bulan july nanti tepatnya tanggal 19 saya akan melangsungkan ikatan suci sesuai sunnah rasul..saya ingin sekali minta ijin mba utk menaruh doa cinta itu di undangan saya mba kalo mba g keberatan…

    bales yah mba?saya tunggu secepetnya

  10. Gravatar abivara fajar dzikrillah Says:

    titip puisi yg di buat di atas genteng ketika tengah malam…..

    Bintang menghias langit gelap…..
    Cantik sejenak langit itu dalam pandangan….
    Kerlip kecilnya memandu mata dan hati ini….
    Hanya satu bintang yang akan ku jemput…
    Tahukah bintang apa itu??
    Ialah bintang yang baru ku kenal…
    Ialah bintang yg paling terang….
    Hingga sinarnya sanggup menghangatkan jiwa….
    Sayang…..mau kah kau jadi bintang itu?
    Lama nian jiwa ini layu beku dan sendiri…
    Lama nian hati ini tepekur dalam kesedihan..
    Lama nian cinta itu pergi jauh dari kalbu…

    Dahulu……aku takut tak dapatkan cinta…..
    Dahulu aku takut tak dapatkan kasih…..

    Dan sekarang……aku takut cinta yg ada lepas dari genggaman….
    Dan sekarang aku takut kasih ini lepas dari hati..
    Dan sekarang……aku takut segalanya menjadi seperti masa lalu
    Dan sekarang….aku takut tuk tengokan pada hidup yg terlewat…
    Dan sekarang…..aku cinta padamu…..

    Ya Allah…..satu kebahagiaan telah kudapatkan…
    Ya Allah…satu cinta telah tumbuh di hati hamba…
    Ya Allah…..satu hati telah ku temukan…
    Ya Allah…telah kutambatkan jiwa ini pada dermaganya..
    Jangan….jangan ya Allah…jangan Kau renggut kembali…
    Jangan Kau ambil lagi kebahagiaan yg tersisa….
    Bukan ya Allah…..bukan maksud hamba menduakanMU dengan cinta pada sesama….
    Bukan maksud hamba untuk berpaling dari sejatinya cintaMU
    Tapi hamba hanya manusia biasa….hamba punya hati……hamba punya jiwa……
    Hamba punya rasa….hamba punya ketakutan….

    Ya Allah…..hamba takut cinta ini jadi ingkarku padaMU
    Ya Rabb…hamba takut sayang ini jadi duri dalam mengingatMU…
    Ya Rahman…hamba takut kasih ini jadi onak dalam menujuMU…..
    Tapi hamba tetap hanya manusia biasa ya Rabb….

    Jika ini adalah karuniaMU….hamba mohon ya Rahim…jadikan hamba ini orang yg bersyukur…
    Jika ini adalah murkaMU…..hamba mohon ampunMU ya Ghaffar…..
    Ijinkan hamba menyandingkan dia dalam hidup hamba yg singkat…..
    Ijinkan hamba membawa dia kehadapanMU sebagai pelengkap sempurnanya fitrah hamba…
    Ijinkan hamba utk memberi ketaatan akan titahMU padanya…
    Ijinkan hamba membimbingnya menuju jalan suciMU…
    Ya Rahman…ya Rahim..
    Engkau Maha Tahu apa yg terbaik buat kami..
    Jika ini yg terbaik dariMU untuk kami……Lapangkan jalanku utk menjemputnya….
    Luaskan hati ini untuk sabar dalam ikhtiarku….
    Kuatkan kesabaranku untuk ku menangi ujian ini…

    Ya Allah yg maha lembut…lembutkan hatiku untuknya…..
    Ya Allah yg maha indah…..perindahlah lisanku untuknya….
    Tak banyak yg hamba minta ya Aziz…..
    Bukakan dan tiupkan wangi surgaMU untuk ku hirup di sini………..di dunia……bersamanya….
    Karena Kau maha tahu…..aku mencintainya karenaMU..

    Sebait doa ku panjatkan di pagi yg cerah….semoga hari ini secerah hatiku ya Allah
    Amin ya Allah…ya Rabbal Alamin…….

    by abivara

  11. Gravatar abivara fajar dzikrillah Says:

    assalamu’alaikum….

    sebelumnya bi mohon maaf,…bi harus panggil mba apa ?
    jujur..bi suka dengan kesederhanaan dari lantunan kata2 yg mba tulis…karena bagi bi..seharusnya satu ungkapan hati tidak lantas membuat orang berkerut dahi mencari makna yg tersirat dan tersurat di dalamnya…
    dan bagi bi….mba sangat2 lembut dalam mengungkapkannya…
    oh ya…..mohon maaf pula atas kelancangan bi menitip puisi di blog mba….
    dan bi mohon pencerahannya mengenai apa yg bi tulis tempo hari….

    salam ukhuwah dari abivara fajar dzikrillah

  12. Gravatar cut nurul Says:

    ya allah nyentuh bgt

  13. Gravatar Mia Sayang Says:

    indah dan indah…hanya itu kalimat yg bisa mia lontarkan ketika mbaca puisi mba Vie

  14. Gravatar evalia Says:

    dear all,

    masyaallah indahnya untaian puisi cinta , seandainya itu menjadi kenyataan yg akan terjadi pada diriku . insyaallah amien.

  15. Gravatar ana Says:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Salam Ukhuwah…
    Setelah membaca puisi-puisi yang mba buat, rasanya ingin segera melaksanakan perintah-Nya dan menunaikan Sunnah dari Rasul-Nya. Tapi apa mo dikata waktu yg telah ditentukan belum datang.
    Mba Vie mohon do’anya biar Anna bisa cepat menyusul…
    Jazakillah khairan katsir

  16. Gravatar Puteri Kencana » Blog Archive » Aku Wanita Yang Sedang Jatuh Cinta Says:

    […] Aku Wanita Yang Sedang Jatuh Cinta […]

Tinggalkan komentar


XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> dan juga menggunakan Gravatar.

Available Smileys:
:smile: :mrgreen: :razz: :lol: :blush: :giggle: :dance: :eek: :angel: :???: :cool: [peace] :oops: :roll: :wink: :love: :flower:

Preview:


Ditulis oleh Vie
Tertanggal: 22nd August 2006
Ditulis dalam kategori: Puisi